Yang kami nukil dari (Imam) Malik lebih banyak dalam hal adab dibanding ilmunya." - Imam Malik juga pernah berkata, "Dulu ibuku menyuruhku untuk duduk bermajelis dengan Robi'ah Ibnu Abi 'Abdirrahman -seorang fakih di kota Madinah di masanya-. Ibuku berkata, تعلم من أدبه قبل علمه "Pelajarilah adab darinya sebelum mengambil ilmunya."
Akuberkata: "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.". Beliau bersabda: "Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan agama kalian." (Riwayat Muslim) Takhrijul Hadits. Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim di awal-awal Kitab Al Iman, no. 8, At Tirmidzi dalam kitab Al Iman no. 2738, Abu Dawud dalam dalam Kitab As Sunnah
Maka sebagian orang bijak mengatakan, "Adab dalam perbuatan [perilaku] merupakan indikasi diterimanya amal [perbuatan]." [Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah, Begitulah dahulu para sahabat dan generasi setelahnya belajar adab dan ilmu. Imam al-Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan dari al-A'raj,
LihatKata Imam Bukhari, Berilmu Dulu Baru Beramal . Amirul Mukminin dalam bidang hadits yaitu Imam Bukhari rahimahullah menyatakan dalam kitabnya Shahih Al-Bukhari, Bab "Al-'Ilmu Qabla Al-Qaul wa Al-'Amal" (ilmu sebelum berkata dan beramal), lantas beliau menyebutkan dalil. Di sini menunjukkan bahwa kita mesti berilmu sebelum beramal.NgajiOnline : Akidah - Ilmu, Amal, Dakwah, dan Sabar - Ustadz M Abduh Tuasikal. Penting untuk berilmu, beramal, berdakwah, dan bersabar. Ini yang dibahas lagi dalam kitab Tsalatsatul Ushul karya Syaikh Muhammad bin 'Abdul Wahhab. Penjelasan lengkapnya dalam tulisan berikut ini.
rOTPp.